Diklat Kompetensi Keagenan Kapal, Ketua DPC ISAA Samarinda Supianto Katakan ini

Foto: Ketua DPC ISAA Samarinda, Supianto (H Aan) dalam sambutannya. (Adl/Prediksi).

Samarinda, Prediksi.co.id— Kegiatan Diklat Kompetensi Keagenan Kapal yang digelar di Hotel Horison Samarinda Jl. Imam Bonjol No.9, Pelabuhan, Kec. Samarinda Kota, Senin (20/4) menjadi langkah konkret dalam mendorong profesionalisme di sektor maritim, khususnya bagi agen perkapalan. Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC ISAA Samarinda, Supianto, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama bagi setiap pelaku di bidang ini.

Di hadapan hampir 50 peserta yang mengikuti pelatihan, Supianto menyampaikan bahwa kegiatan sertifikasi ini bertujuan membentuk sumber daya manusia yang profesional dan siap menghadapi tuntutan industri.

“Hari ini kita mengadakan sertifikasi kompetensi untuk kawan-kawan keagenan kapal, tentu untuk menjadi pribadi yang profesional dan baik. Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, kita akan memfasilitasi lagi kegiatan serupa pada Mei nanti,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bukti keseriusan dalam meningkatkan kualitas individu sekaligus menjawab kebutuhan regulasi dan standar industri yang semakin ketat.

“Hal ini menunjukkan keseriusan kompetensi yang diwujudkan dengan sertifikat kompetensi,” tegasnya.

Lebih jauh, Supianto juga kembali menekankan bahwa sertifikasi harus dilampirkan dalam setiap proses pengurusan berkas, tidak hanya untuk kepentingan perusahaan, tetapi juga menjadi kewajiban bagi seluruh individu yang terlibat dalam keagenan kapal.

Sementara itu, Managing Director ISAA Learning Center, Dr. Ir. Eduard Sijabat, MM, menjelaskan sertifikasi kompetensi merupakan persyaratan mutlak dalam dunia keagenan kapal. Ia menegaskan bahwa sertifikasi tidak hanya berbicara soal kelengkapan dokumen administratif, tetapi juga menyangkut kepercayaan dari pemilik kapal.

“Sertifikasi kompetensi ini bukan hanya soal dokumen kelengkapan saja, tapi yang menjadikan perusahaan keagenan kapal bisa mendapatkan pekerjaan adalah adanya kepercayaan dari pemilik kapal, apalagi jika melibatkan pemilik kapal asing yang harus dijaga dengan baik,” jelasnya.

Menurutnya, kompetensi yang dimaksud mencakup berbagai aspek penting, mulai dari sikap profesional, pengetahuan yang memadai, hingga pengalaman kerja di lapangan. Hal ini menjadi fondasi utama bagi operator keagenan kapal dalam menangani operasional kapal secara optimal.

“Di dalamnya terdapat komponen kompetensi yakni sikap yang baik, pengetahuan yang bagus, dan pengalaman. Operator keagenan kapal harus kompeten dalam menangani kapal,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya diklat ini, ISAA Samarinda menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas SDM maritim. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat standar profesionalisme agen perkapalan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan, baik dari pemilik kapal dalam negeri maupun internasional. (Adl/Le).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama