Samsun Sosbang Ke 4, Mempererat Silaturahmi Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

Foto: Wakil Ketua I DPRD Kaltim Muhammad Samsun bersama Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Desianti (Dok Prediksi)

Kutai Kartanegara, Prediksi.co.id- Silaturahmi menjelang hari raya Idul Fitri mungkin sudah biasa terjadi. Kali ini berbeda, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengemas silaturahmi dalam sosialisasi wawasan kebangsaan (Sosbang) ke 4. Dengan nuansa Ramadan, masyarakat juga mendapatkan edukasi soal empat pilar kebangsaan, sehingga tak hanya paham, masyarakat juga dapat mengimplementasikan wawasan kebangsaan tersebut di seluruh kegiatan kesehariannya.

Apalagi, bangsa Indonesia juga akan menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada), tentu hal ini perlu penguatan, agar persatuan dan kesatuan semakin kuat dan kokoh, apalagi Indonesia memegang teguh prinsip Bhineka Tunggal Ika. 

Hal ini, disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kaltim Muhammad Samsun, saat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan, di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (5/4/2024).

"Alhamdulillah,  Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kali ini kita balut dengan silaturahmi menjelang hari raya, sekaligus buka bersama dengan masyarakat Kutai Lama, Anggana," ungkap Samsun. 

4 pilar kebangsaan yang dimaksud adalah, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Dalam penyampaiannya Samsun memberikan pandangan mengenai nilai dari pilar-pilar tersebut. 

Tak hanya itu, Bendahara DPD PDI Kaltim ini juga memboyong, Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, untuk menerangkan secara rinci penerapan dan tantangan 4 pilar kebangsaan di masyarakat. 

Rinda menuturkan, terjadi penurunan terhadap nilai kebangsaan di masyarakat, kemajemukan yang ada sangat bisa disusupi paham-paham radikal. Ini yang harus dibendung bersama. Karena tidak bisa memaksakan sebuah prinsip yang bertentangan dengan 4 pilar kebangsaan yang Indonesia miliki. 

Berkaitan dengan pilleg dan pilpres yang telah kita lewati bersama, Rinda berpesan agar masyarakat, benar-benar memiliki pemimpin yang bisa bekerja, bisa membangun daerah. Jangan sampai memilih pemimpin karena diberi uang. (Adv/di/Le)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama