TENGGARONG – Desa Wisata Pela di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, kini menjadi sorotan setelah masuk 50 besar Desa Wisata Terbaik ADWI 2022. Namun di balik prestasi itu, Desa Pela sesungguhnya menyimpan pesona alam dan budaya yang unik.
Desa Pela berada di tepi Danau Jempang yang merupakan bagian dari kawasan Mahakam Ulu. Wilayah ini dikenal dengan panorama alam yang memukau, keanekaragaman hayati, serta kehidupan masyarakat lokal yang lekat dengan tradisi nelayan.
Wisatawan dapat menikmati keindahan danau, melihat langsung aktivitas tangkap ikan tradisional, hingga mencicipi kuliner khas berbahan ikan air tawar.
Tak hanya alam, Desa Pela juga menawarkan atraksi budaya. Ritual adat masyarakat setempat serta keramahan penduduk menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Desa ini bahkan mulai mengembangkan paket wisata edukasi berbasis kearifan lokal, seperti pengolahan hasil ikan, kerajinan tangan, dan wisata susur danau.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menegaskan bahwa keunikan inilah yang membuat Desa Pela masuk dalam daftar 50 besar ADWI 2022.
“Potensi desa wisata harus terus digali, karena selain memperkuat ekonomi masyarakat, juga menjadi simbol kebangkitan pariwisata Indonesia,” katanya.
Dengan modal kekayaan alam dan budaya, Desa Wisata Pela diharapkan tak hanya menjadi kebanggaan Kukar, tetapi juga menjadi destinasi unggulan nasional yang berkelas dunia. (Adv/Di/Le).
Posting Komentar