Tenggarong – Gerakan sederhana bisa memberi dampak besar jika dijalankan konsisten. Itulah yang kini coba diwujudkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Gemar Makan Telur Rebus (Gema Tebus).
Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, mengatakan pihaknya menginginkan adanya kebijakan resmi dari Pemkab Kukar agar setiap kegiatan pemerintahan, baik rapat maupun pertemuan, menyertakan telur rebus dalam konsumsi.
“Kalau memungkinkan, setiap kali ada kegiatan resmi, dalam nasi kotak atau snack wajib ada telur rebus. Ini sederhana tapi manfaatnya luar biasa untuk gizi,” katanya.
Menurut Hero, kebijakan tersebut bisa menjadi gerakan massal yang tidak hanya meningkatkan kesadaran gizi, tetapi juga membangun budaya konsumsi sehat di seluruh instansi pemerintahan.
Sejak beberapa waktu lalu, DP3A sudah memulai langkah nyata dengan membagikan telur rebus rutin setiap Senin pagi kepada pegawai. Program ini disebut berhasil membuat pegawai lebih bugar dan semangat bekerja.
“Harapannya, program ini segera diluncurkan resmi oleh Bupati agar bisa diterapkan di semua OPD,” pungkas Hero. (Adv/Di/Le)
Posting Komentar