SANGATTA, Prediksi.co.id – Reputasi Kutai Timur (Kutim) sebagai daerah penghasil sumber daya alam yang mampu menerapkan prinsip keberlanjutan kian diakui. Hal ini terlihat dari undangan resmi yang diterima Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, untuk menjadi pembicara dalam forum nasional yang digelar oleh Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI).
Dalam audiensi bersama pengurus PERHAPI Kutim yang dipimpin Zulfikar Rahman Sagala, Bupati Ardiansyah menyatakan kesiapannya untuk tampil dan berbagi pengalaman daerah dalam mengelola dana bagi hasil (DBH) pertambangan. Tema yang diangkat dalam forum tersebut adalah “Optimalisasi dan Peran Dana Bagi Hasil dalam Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Daerah Penghasil Sumber Daya Mineral dan Batubara.”
“Topik ini sangat relevan dengan kondisi Kutim. Kami terus berupaya agar hasil tambang memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah di ruang kerjanya, belum lama ini.
Zulfikar menuturkan, forum tersebut sekaligus memperkenalkan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor tambang secara nasional. “Kami ingin Kutim tampil sebagai contoh penerapan ESG dalam tata kelola pertambangan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, Kutim akan menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) Nasional tentang standarisasi ESG Batubara yang akan digelar bersamaan dengan HUT PERHAPI, Hari Pertambangan Nasional, dan HUT Kutim.
Saat ini, jumlah anggota PERHAPI Kutim mencapai 240 orang, terdiri dari para profesional tambang di perusahaan besar yang beroperasi di kawasan Sangatta, Bengalon, dan sekitarnya.
Meski memiliki agenda padat, termasuk kegiatan Lemhannas dan peringatan Hari Pahlawan 10 November, Bupati menegaskan akan menyesuaikan jadwal. “Saya akan pelajari materi dan menyiapkan diri dengan baik,” tuturnya.
Keikutsertaan Bupati Kutim di forum nasional ini menjadi momentum penting memperkuat citra Kutai Timur sebagai daerah tambang yang tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le).

Posting Komentar