RSUD Kudungga Buktikan Transparansi Jadi Obat Kepercayaan Publik

 



SANGATTA, Prediksi.co.id – RSUD Kudungga Kutai Timur kembali mencatatkan prestasi dengan meraih nilai sempurna dalam penilaian Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk kali kedua secara berturut-turut. Capaian ini mengukuhkan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tersebut sebagai salah satu rujukan nasional dalam penerapan keterbukaan informasi di sektor layanan kesehatan daerah.


Direktur RSUD Kudungga, dr Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa transparansi bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan filosofi pelayanan. Menurutnya, masyarakat Kutai Timur adalah pemilik sebenarnya dari rumah sakit, sehingga mereka berhak mengetahui bagaimana layanan berjalan, program disusun, dan anggaran digunakan.


“Dengan keterbukaan informasi, keluhan pasien mengalami penurunan signifikan. Di saat yang sama, indeks kepuasan pasien justru terus meningkat,” ujar Yusuf di ruang kerjanya, belum lama ini. Ia menyebut, penurunan keluhan tersebut terjadi karena informasi layanan kini lebih mudah diperoleh dan dipahami.


Transparansi diterapkan di seluruh lini. Mulai dari penyampaian program kerja, pelaporan penggunaan anggaran, hingga informasi teknis seperti jadwal praktik dokter, prosedur pendaftaran, dan ketersediaan tempat tidur. Semua disajikan secara terbuka melalui berbagai kanal informasi yang disiapkan manajemen.


RSUD Kudungga juga mengoperasikan call center di tiap bidang pelayanan. Masyarakat dapat menghubungi petugas untuk menanyakan alur layanan, pilihan metode pengobatan, hingga estimasi pembiayaan. Keterbukaan biaya ini dinilai penting untuk menghilangkan kecurigaan dan mencegah kesalahpahaman antara pasien dan tenaga kesehatan.


Kebijakan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta diperkuat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Melalui tata kelola yang transparan, setiap rupiah dana publik diupayakan tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan.


Di tengah persaingan pelayanan kesehatan yang kian kompetitif, RSUD Kudungga menunjukkan bahwa kejujuran, akuntabilitas, dan keterbukaan justru menjadi faktor pembeda. Bagi rumah sakit ini, transparansi bukan hanya urusan birokrasi, tetapi bagian dari proses penyembuhan kepercayaan masyarakat. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le). 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama