SANGATTA, Prediksi.co.id – RSUD Kudungga Kutai Timur (Kutim) pelan tapi pasti bertransformasi menjadi rumah sakit modern yang menonjolkan kenyamanan dan sentuhan kemanusiaan. Di bawah kepemimpinan Direktur dr Muhammad Yusuf dan Wakil Direktur Pelayanan dr Yuwana Sri Kurniawati, wajah pelayanan publik di rumah sakit rujukan utama Kutim ini kian berubah, bukan hanya cepat dan tepat, tapi juga ramah dan berbasis teknologi.
Langkah pembenahan dimulai sejak dari pintu masuk. Pengunjung disambut banner berisi “10 budaya malu” sebagai pengingat moral bagi pegawai maupun pasien untuk menjaga etika. Di sisi area depan, tersedia fasilitas ATM dan kas bank, sehingga urusan administrasi keuangan keluarga pasien bisa dilakukan tanpa harus keluar lingkungan rumah sakit.
Berbagai informasi keselamatan dan edukasi kesehatan turut dipasang melalui banner prosedur evakuasi dan pencegahan penyakit. Informasi tersebut menjadi penegasan bahwa RSUD Kudungga tak hanya fokus mengobati, tetapi juga mengedukasi masyarakat Kutim agar lebih peduli pada kesehatan.
Dari sisi sistem, RSUD Kudungga kini mengadopsi pelayanan digital. Mesin antrean layanan terhubung otomatis dengan jaringan rumah sakit, mempermudah alur pendaftaran hingga pelayanan. Bagi pasien yang belum terbiasa, petugas keamanan dan petugas jaga siap memberikan pendampingan. Lima loket pelayanan dan satu loket pengaduan dioperasikan paralel untuk mempercepat proses serta menampung masukan warga secara langsung.
“Digitalisasi, akses WiFi gratis, dan fasilitas air siap minum merupakan bentuk komitmen kami menghadirkan pelayanan yang lebih manusiawi,” ujar dr Muhammad Yusuf, didampingi dr Yuwana Sri Kurniawati.
WiFi gratis hadir berkat kerja sama dengan Dinas Kominfoperstik Kutim, sementara fasilitas air siap minum disediakan Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim. Seluruh layanan kini terintegrasi, dari pendaftaran, poliklinik, hingga apotek. Sejak 18 November 2024, pendaftaran pasien BPJS Kesehatan untuk rawat jalan diwajibkan melalui aplikasi Mobile JKN.
“Integrasi digital ini kami rancang agar pelayanan tetap mudah diakses dan ramah, terutama bagi yang belum terbiasa dengan sistem daring,” tambah dr Yuwana. Dengan dukungan layanan poliklinik beragam dan fasilitas MRI 1,5 Tesla, RSUD Kudungga kian mengukuhkan diri sebagai rumah sakit rujukan modern di Kutim. (Adv Prokompin Kutim/SOl/Le).

Posting Komentar