SANGATTA, Prediksi.co.id — Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Generasi Emas 2045 kini mendapat energi baru. Bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Pemkab Kutim resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
Program nasional ini dihadirkan sebagai solusi konkret untuk memastikan anak-anak sekolah memperoleh makanan bergizi secara rutin dan terukur. Dua titik SPPG mulai beroperasi di tahap awal, yakni di SMPN 1 Sangatta Utara dan SMKN 2 Sangatta Utara. Total sebanyak 2.596 siswa akan mendapatkan menu bergizi gratis setiap hari sekolah, Senin hingga Jumat.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan, langkah ini bukan hanya soal pemberian makanan, tetapi investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia.
“Kalau hari ini kita pastikan anak-anak makan bergizi, maka di masa depan mereka akan tumbuh menjadi generasi emas—cerdas, sehat, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ardiansyah juga menekankan pentingnya sinergi antara program gizi dengan ekonomi lokal. Ia mengapresiasi para pemuda dan petani Kutim yang menyediakan bahan pangan dari hasil pertanian lokal. “Ketika bahan makanannya dari petani kita, maka uangnya berputar di daerah. Ekonomi tumbuh, gizi anak-anak terjamin,” tegasnya.
Peluncuran SPPG juga dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, serta unsur Forkopimda. Dukungan lintas sektor ini diharapkan menjadi kekuatan bersama melawan persoalan stunting yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Kutim.
Ke depan, Pemkab Kutim menargetkan pembangunan 40 SPPG di seluruh kecamatan, dengan 12 di antaranya akan ditempatkan di Sangatta Utara.
Sementara itu, Habibi, perwakilan Komunitas Pemuda Kutim Hebat, mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam penyediaan bahan pangan. “Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Kutim bisa mandiri dan turut menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.
SPPG menjadi bukti nyata bahwa membangun generasi unggul harus dimulai dari piring bergizi. Dari Kutim, langkah kecil menuju Indonesia Emas 2045 telah dimulai. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le).

Posting Komentar