Titah Sultan: Kasmo Pital Jadi Penjaga Marwah Adat Kutai di Kutim

 



TENGGARONG, Prediksi.co.id – Dalam suasana penuh khidmat di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Sri Sultan H Adji Mohammad Arifin meneguhkan H Kasmo Pital sebagai Pemangku Adat Istiadat Kutai untuk Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Prosesi sakral ini berlangsung beberapa pekan lalu dan menjadi momentum penting bagi pelestarian adat di Kalimantan Timur.


Upacara yang digelar dengan tata cara kebesaran kesultanan itu dihadiri Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman beserta istri Hj Siti Robiah, Sekretaris Kabupaten Rizali Hadi, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, serta para pangeran, pejabat adat, dan tokoh masyarakat. Tarian Topeng Panji membuka prosesi, diikuti lagu kebangsaan dan doa bersama—menghadirkan nuansa agung dan berwibawa khas tradisi Kutai.


Bupati Ardiansyah dalam sambutannya menilai pengukuhan tersebut sebagai penegasan eksistensi budaya di tengah modernisasi. “Adat istiadat Kutai harus menjadi barometer pemahaman budaya di Kalimantan Timur. Pemkab Kutim siap bersinergi menjaga nilai-nilai ini,” tegasnya.


Sementara itu, Kasmo Pital menyatakan komitmennya mengemban amanah Sultan. “Saya akan menjalankan titah dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan jabatan, tapi pengabdian,” ujarnya, menegaskan kesiapan menjadi penghubung antara kesultanan, masyarakat, dan pemerintah.


Sultan Arifin melalui sabda yang dibacakan Pangeran Noto Negoro menekankan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial. “Ini simbol keberlanjutan antara masa lalu, kini, dan masa depan. Pemangku adat harus menjaga kearifan lokal di tengah perubahan zaman,” ucap Sultan.


Ia juga mengingatkan bahwa wilayah adat Kutai meliputi delapan kabupaten/kota di Kalimantan Timur, kecuali Balikpapan dan Samarinda. Sultan mengapresiasi kondusivitas daerah dan mengajak seluruh pemangku adat menjaga stabilitas sosial demi kesejahteraan rakyat.


Penandatanganan sumpah jabatan oleh Kasmo Pital menjadi puncak prosesi. Di bawah cahaya lampu kedaton, sumpah itu bukan sekadar janji, tetapi ikrar menjaga marwah Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, warisan luhur yang kini kembali tegak di bumi Kutim. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama