SOLIDARITAS: Pekerja yang tergabung dalam F-SPTI bergerak bersama se-Indonesia (Adl/Prediksi.co.id).
Samarinda, Prediksi co.id — Aksi solidaritas serempak Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) berlangsung di berbagai pelabuhan seluruh Indonesia, termasuk di Pelabuhan Samarinda, pada Senin (8/12/2025). Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digalang Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh TKBM Pelabuhan se-Indonesia dalam rangka mendorong pemerintah menindaklanjuti berbagai aspirasi terkait regulasi, perlindungan koperasi TKBM, hingga penegakan aturan kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
Tak kurang dari 100 pekerja menyampaikan tujuh poin pernyataan sikap yang merujuk pada hasil Rakornas INKOP TKBM tanggal 18 November 2025 di Jakarta. Inti aspirasi atau penyampaian sikap tersebut menekankan perlunya konsistensi pemerintah dalam menjalankan SKB Tiga Menteri, penerbitan PMKU untuk koperasi TKBM, penegakan aturan operator floating crane, hingga pelibatan koperasi TKBM dalam seluruh aktivitas bongkar muat sesuai ketentuan.
Aksi di Samarinda berlangsung damai dan mendapat respons langsung dari Kantor KSOP Samarinda melalui dialog terbuka.
Kepala KSOP Samarinda melalui Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Samarinda, Capt. M. Ridha R., menyampaikan pihaknya menghargai penuh penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib.
“Selama ini KSOP, Koperasi TKBM, dan F-SPTI selalu berkoordinasi dengan baik. Komunikasi berjalan lancar. Aksi damai ini kami terima sebagai penyampaian aspirasi yang sah dan konstruktif. Ada beberapa hal yang disampaikan, dan semuanya segera kami tindak lanjuti sesuai kewenangan,” ujarnya.
Capt. Ridha juga menambahkan hubungan kerja dan koordinasi di pelabuhan menjadi prioritas utama, termasuk memastikan seluruh aktivitas bongkar muat mengikuti regulasi yang berlaku.
Sementara itu, Ketua PUK F-SPTI TKBM Komura Samarinda, Kevin Kamil, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan hanya gerakan lokal, melainkan bagian dari solidaritas nasional.“Ini aksi solidaritas serempak seluruh Indonesia. Kami bergerak bersama, menyuarakan hal yang sama, yaitu memastikan regulasi dijalankan dengan benar agar pekerja TKBM terlindungi dan koperasi tetap diberdayakan sesuai aturan,” jelas Kevin.
Aksi di Pelabuhan Samarinda berjalan tertib, dan para peserta membubarkan diri setelah memastikan bahwa tuntutan mereka diterima secara resmi oleh KSOP. Dialog lanjutan disebut akan dijadwalkan untuk memastikan progres tindak lanjut dari tiap poin aspirasi. (Adl/Le).
Posting Komentar