SAMARINDA, Prediksi.co.id— Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi membuka gelaran Samarinda Festival 2025 di Lapangan GOR Segiri, Rabu malam (30/4/2025). Festival yang dimeriahkan oleh band nasional Padi Reborn ini menjadi bentuk syukur atas berbagai capaian positif yang telah diraih Kota Tepian selama beberapa tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Andi Harun menekankan bahwa pelaksanaan festival ini merupakan persembahan bagi masyarakat sekaligus ekspresi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pembangunan yang terus berjalan, pertumbuhan ekonomi yang membaik, serta kerukunan warga yang terjaga.
“Acara malam ini sejatinya merupakan ekspresi rasa syukur kita kepada Tuhan atas segala kebaikan dan pencapaian positif yang telah kita raih bersama,” ucap Andi Harun di hadapan ribuan warga yang memadati lapangan.
Di tengah atmosfer penuh semangat dan kebersamaan itu, Andi Harun juga menyinggung tantangan-tantangan yang masih dihadapi kota, termasuk persoalan parkir liar oleh juru parkir (jukir) tak resmi yang meresahkan warga.
Ia secara tegas menyatakan bahwa Pemkot Samarinda tidak tinggal diam terhadap praktik jukir liar yang kerap memungut tarif seenaknya tanpa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Sebagai solusinya, Andi Harun mengungkapkan akan memperkuat implementasi parkir digital berlangganan di titik-titik strategis pusat keramaian kota.
“Parkir liar ini harus segera kita tertibkan. Untuk itu, kami dorong percepatan sistem parkir digital berbasis langganan yang transparan dan terintegrasi dengan layanan Dishub. Ini akan memudahkan masyarakat, sekaligus menghilangkan praktik pungutan liar di lapangan,” ujarnya.
Lebih jauh, Andi Harun mengajak warga untuk tidak lengah menghadapi tantangan ke depan, sembari tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman.
“Samarinda bukan hanya kota, tetapi rumah bagi semua. Kita berbeda suku, bahasa, budaya, tetapi kita satu tekad: membangun kota ini bersama,” tegasnya.
Andi Harun juga menyinggung posisi strategis Samarinda sebagai Ibu Kota Kalimantan Timur dan pentingnya stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan. Dengan pertumbuhan ekonomi yang menembus 8,64% pada triwulan III tahun 2024 serta penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, ia menyebut kota ini tengah berada di jalur positif.
Ia berharap, Samarinda Festival bisa menjadi ruang bersama untuk saling mengenal, menghargai, serta memperkuat identitas kota sebagai wilayah yang aman, damai, dan inklusif.
“Kalau kita tanam padi, rumput ikut tumbuh. Tapi kalau kita tanam rumput, padi tak akan tumbuh. Maknanya jelas: mari kita tanamkan nilai-nilai kebaikan, agar tumbuh kehidupan yang baik pula,” pungkasnya.
Terakhir, Andi Harun mengumumkan bahwa Samarinda Festival akan menjadi agenda rutin tahunan, dan ke depan akan digelar bertepatan dengan momen-momen penting seperti Hari Kemerdekaan, Hari Jadi Samarinda, hingga perayaan hari besar keagamaan dan budaya lainnya. (Adv/Di/Le).
Posting Komentar