Bupati Kutim Pamer Transformasi Digital Layanan Publik ke MenPAN-RB

 



BALIKPAPAN, Prediksi.co.id – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital pelayanan publik. Hal itu disampaikan saat memaparkan progres Mal Pelayanan Publik (MPP) Kutai Timur kepada Menteri PAN-RB melalui konferensi daring dari Ruang Rapat Mapolda Kaltim, Balikpapan, dalam rangkaian peresmian MPP tahap III nasional.


Acara ini diikuti 11 kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Turut mendampingi Bupati Ardiansyah, Wakil Bupati Mahyunadi serta sejumlah pejabat Forkopimda Kutim yang mengikuti kegiatan tersebut dari Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.


Dalam pemaparannya, Ardiansyah menjelaskan bahwa MPP Kutim kini telah mengintegrasikan 31 instansi dan 132 jenis layanan publik. Integrasi itu mencakup instansi vertikal, lembaga pemerintah non-kementerian, BUMN, BUMD provinsi dan kabupaten, hingga perangkat daerah. Tujuannya, agar masyarakat bisa mengurus berbagai layanan hanya di satu tempat, tanpa harus berpindah-pindah kantor.


Beberapa layanan yang banyak diminati masyarakat antara lain Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), serta layanan perizinan usaha dan kesehatan.

“Pelayanan tenaga kesehatan kini sudah bisa diakses secara online melalui MPP Digital. Warga tak perlu datang langsung ke kantor, cukup mengunggah dokumen melalui sistem,” jelas Ardiansyah.


Selain penguatan sistem digital, Pemkab Kutim juga tengah membangun gedung permanen MPP tiga lantai di atas lahan seluas 1,7 hektar, dengan luas bangunan 2.716 meter persegi. Hingga kini, progres pembangunan fisik telah mencapai 25 persen. Gedung tersebut akan menjadi pusat pelayanan modern, lengkap dengan ruang konsultasi dan fasilitas ramah disabilitas.


Ardiansyah berharap, hadirnya MPP permanen akan mempercepat realisasi Kutim sebagai daerah berdaya saing tinggi dan berorientasi pada pelayanan publik prima. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar sistem pelayanan terus efisien, transparan, dan mudah diakses masyarakat. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le). 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama