BENGALON, Prediksi.co.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat komitmennya dalam membangun generasi berakhlak dan berpendidikan. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus wisuda tahfidz Pondok Pesantren Farisul Qur’an di Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, baru-baru ini.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan itu dihadiri oleh para santri, pengasuh pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan ormas Islam setempat. Dalam kesempatan tersebut, Mahyunadi menegaskan bahwa Pemkab Kutim akan terus hadir dalam mendukung lembaga pendidikan keagamaan, baik dalam bentuk kebijakan maupun anggaran.
“Pendidikan agama adalah fondasi moral bangsa. Pemerintah daerah akan terus memastikan agar pesantren mendapat perhatian dan dukungan penuh,” kata Mahyunadi dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan, Pemkab Kutim siap menerima usulan dan proposal dari lembaga-lembaga pendidikan Islam. Menurutnya, pemerataan akses pendidikan, termasuk pendidikan agama, menjadi bagian penting dari program pembangunan sumber daya manusia Kutim yang unggul.
Tema peringatan Maulid Nabi kali ini mengangkat nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Para santri menampilkan berbagai kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, hingga penampilan seni Islami.
Puncak acara ditandai dengan wisuda tahfidz Al-Qur’an, di mana para santri yang telah menyelesaikan hafalan mereka menerima sertifikat penghargaan. Momen tersebut menjadi kebanggaan bagi para orang tua dan masyarakat sekitar.
Mahyunadi berharap generasi Qur’ani dari Kutai Timur terus tumbuh dan berperan dalam membangun daerah dengan nilai-nilai keislaman yang kuat. “Anak-anak ini bukan hanya penghafal Al-Qur’an, tetapi juga calon pemimpin masa depan yang berakhlak dan berilmu,” ucapnya. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le).

Posting Komentar