BALIKPAPAN, Prediksi.co.id – Langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam membangun sistem kesehatan yang berpihak pada anak kian nyata. Sembilan puskesmas dari berbagai kecamatan kini tengah bertransformasi melalui pelatihan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP) yang digelar di Balikpapan.
Program ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak, sekaligus memastikan layanan kesehatan publik lebih aman dan inklusif bagi kelompok usia dini hingga remaja.
Eko Adit Prasetyo, Perencana Ahli Pertama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menjelaskan bahwa konsep PRAP bukan hanya tentang menyediakan fasilitas yang nyaman. “Lebih dari itu, PRAP menuntut perubahan paradigma. Anak bukan hanya objek layanan, tetapi subjek yang harus dilibatkan dalam setiap proses,” ujarnya.
Dalam pedoman PRAP, empat aspek utama wajib diterapkan: manajemen layanan, kompetensi tenaga kesehatan, sarana pendukung, serta tata laksana penyelenggaraan layanan. Aspek-aspek ini mencakup kebijakan perlindungan anak, ruang tunggu ramah anak, layanan kesehatan remaja (PKPR), hingga sistem pengaduan yang responsif.
Kepala Puskesmas Sangatta Utara, drg Rina Puspita, mengatakan implementasi PRAP juga memperkuat akreditasi dan kepercayaan publik terhadap puskesmas. “Dengan pendekatan ini, anak-anak merasa lebih aman, sementara orang tua lebih percaya terhadap layanan yang diberikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Dinas PPPA Kutim, Rita Winarni, menambahkan, peserta pelatihan akan melakukan studi tiru ke Puskesmas Mekar Sari Balikpapan Tengah pada 19 September 2025. Puskesmas tersebut telah berhasil meraih akreditasi utama dan menjadi rujukan nasional dalam praktik ramah anak.
Hasil evaluasi administratif menempatkan enam puskesmas di posisi teratas: Kaubun, Kombeng, Sangatta Utara, Sepaso, Teluk Lingga, dan Teluk Pandan. Setelah tahap verifikasi faktual, pemenang akan diumumkan bertepatan dengan HUT ke-26 Kutim.
Upaya ini diharapkan mampu memperkuat fondasi Kutim sebagai daerah yang peduli tumbuh kembang generasi masa depan—tempat anak-anak mendapatkan hak atas kesehatan dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mereka secara optimal. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le).

Posting Komentar