Festival Tanjung Bahari, Pariwisata Pesisir Penggerak Ekonomi Kutim

 




BENGALON, Prediksi.co.id — Suasana pesisir Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, berubah semarak dengan pelaksanaan Festival Tanjung Bahari 2025, yang menghadirkan deretan stan UMKM dan berbagai lomba khas pesisir. Ajang tahunan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor pariwisata.


Sebanyak 12 stan UMKM perwakilan RT se-Desa Muara Bengalon ikut ambil bagian. Berbagai produk lokal mulai dari olahan hasil laut, kerajinan tangan, hingga kuliner khas Kutim dipamerkan. Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi; ribuan warga memadati area festival sejak pagi hingga malam hari.


Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang hadir langsung membuka kegiatan ini, menegaskan bahwa festival menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.


“Pariwisata bukan hanya soal hiburan, tapi sumber pertumbuhan ekonomi yang menghidupkan UMKM dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.


Menurutnya, potensi pesisir Kutim, termasuk Muara Bengalon, menyimpan kekuatan besar di sektor kuliner, seni budaya, dan ekonomi kreatif. Ia berharap festival ini mampu memantik inovasi lokal dan memperkuat identitas budaya daerah.


Festival yang juga dihadiri Kepala BPBD Kutim Sulastin, Kadispora Basuki Isnawan, serta Sekretaris Dinas Pariwisata Tirah Satriani, menampilkan beragam lomba, mulai dari ketinting hias, kapal hias, hingga nyanyi dangdut dan domino.


Tirah Satriani menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari 50 program unggulan Pemkab Kutim.


“Tahun ini adalah penyelenggaraan kedua, dan kami melihat dampaknya sangat positif terhadap peningkatan ekonomi lokal,” ungkapnya.


Selain sebagai atraksi wisata, festival juga mempererat silaturahmi antarwarga. Semangat kebersamaan terlihat dari kolaborasi antar-RT dalam menampilkan kreativitas.


Dengan kesuksesan pelaksanaan tahun ini, Festival Tanjung Bahari diharapkan bisa menjadi magnet wisata baru di pesisir timur Kalimantan Timur, serta mendukung target Kutim sebagai daerah destinasi wisata bahari unggulan di 2025. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le). 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama