Kobexindo Cement Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Kutai Timur


 


KALIORANG, Prediksi.co.id – Aktivitas industri di Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), kini menggeliat seiring beroperasinya PT Kobexindo Cement. Pabrik semen dengan nilai investasi fantastis, mencapai USD 420 juta, menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir timur Kalimantan Timur tersebut.


Kapasitas produksi klinker yang menembus 4 juta ton per tahun menjadikan Kobexindo sebagai pemain besar dalam industri semen nasional. Namun, dampak yang paling terasa bukan hanya dari sisi produksi, melainkan juga dari terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Tercatat lebih dari 500 tenaga kerja langsung terserap, 90 persen di antaranya adalah warga negara Indonesia. Di luar itu, sekitar 2.000 pekerjaan tidak langsung muncul dari aktivitas pendukung seperti logistik, transportasi, hingga penyediaan kebutuhan harian pekerja.


General Manager PT Kobexindo Cement, Gong Wei, menegaskan bahwa perusahaan tak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis. “Kami turut berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan infrastruktur masyarakat sekitar,” ujarnya saat menerima kunjungan Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, belum lama ini.


Salah satu kontribusi nyata adalah pembangunan dermaga internasional berkapasitas 50.000 ton, yang kini menjadi urat nadi logistik kawasan industri. Selain itu, Kobexindo juga menggelontorkan dana sekitar USD 1 juta untuk peningkatan jalan desa di Sekurau dan Sekerat dengan total panjang hampir 4,5 kilometer.


Tak berhenti di situ, dua tahun lalu perusahaan ini menyelesaikan pembangunan jembatan baja senilai USD 300.000 yang memudahkan akses warga antar-desa. Infrastruktur ini terbukti memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat.


Dengan kombinasi antara investasi, infrastruktur, dan pemberdayaan tenaga kerja, PT Kobexindo Cement menegaskan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian Kutai Timur. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le). 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama