Menuju Nusantara, 16 Kementerian Siap Pindah, Grup 4 Kopassus Mulai Bertugas


Nusantara, Prediksi.co.id— Langit Kalimantan perlahan memudar jingga, gedung-gedung baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menampakkan denyut kehidupan. Dari kejauhan, siluet bangunan pemerintahan berdiri gagah di tengah hamparan hijau hutan yang menjadi saksi sejarah baru negeri ini,  IKN berprogress.


Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengumumkan langkah penting, sebanyak 16 kementerian dan lembaga, bersama Grup 4 Kopassus, siap menempati kawasan baru yang kini menjadi simbol pemerataan dan modernitas Indonesia.


“Tahap awal difokuskan pada kementerian dan lembaga yang berperan langsung dalam mendukung pembangunan IKN,” ujar Basuki dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).


Langkah ini merupakan bagian dari target besar pemerintah menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang representatif, inklusif, dan berkelanjutan. Pemindahan dilakukan bertahap hingga tahun 2028 — sebuah proyek ambisius yang tak sekadar memindahkan gedung, melainkan juga memindahkan pusat gravitasi bangsa.


Bersamaan dengan itu, Grup 4 Kopassus telah menyatakan kesiapannya untuk bertugas di kawasan IKN. Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa aspek keamanan dan pertahanan mendapat perhatian serius dalam fase awal pembangunan.


Pertemuan antara Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zumam dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono pada 23 Oktober lalu membahas detail akomodasi dan penempatan personel militer yang akan berjaga di area vital Nusantara.


“Kami siap mendukung keamanan dan kelancaran pembangunan IKN,” tegas Brigjen Suharma.
“Personel sudah disiapkan, fasilitas juga terus dilengkapi.”


Kini, sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang akan berpindah mulai bersiap menempati hunian di apartemen-apartemen yang dibangun khusus untuk mereka. Suasana hening hutan yang dulu hanya diwarnai suara burung kini mulai berganti dengan aktivitas pembangunan, deru kendaraan proyek, dan langkah-langkah orang yang datang membawa harapan baru.


Kawasan yang sempat dijuluki “kota hantu” karena sunyi di awal pembangunan itu perlahan berubah wajah. Gedung-gedung pemerintahan mulai diterangi lampu-lampu malam, menandakan IKN bukan lagi sekadar proyek — tapi realitas yang sedang tumbuh.


IKN Nusantara dirancang bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tapi juga simbol masa depan Indonesia: hijau, cerdas, dan berdaya saing global. Dalam visi itu, langkah pemindahan 16 kementerian ini menjadi penanda awal bahwa roda pemerintahan sebentar lagi akan berputar dari jantung Kalimantan.


“Kita ingin membangun kota yang tidak hanya indah secara fisik, tapi juga kuat secara sistem,” kata Basuki dalam kesempatan sebelumnya.
“IKN adalah momentum untuk membangun budaya kerja baru: efisien, adaptif, dan dekat dengan alam.”ungkapnya. Adl/Le).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama