SANGATTA. Prediksi.co.id – Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik strategis. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP), terutama beras, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
GPM kali ini dilaksanakan di empat lokasi berbeda, yakni Kantor Desa Swarga Bara, Kantor Desa Singa Gembara, Polder Ilham Maulana, dan Gang Srikandi Sangatta Utara. Kegiatan yang digelar belum lama ini berhasil menarik minat ratusan warga yang rela antre sejak pagi demi mendapatkan beras murah berkualitas.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 2,1 ton beras SPHP Bulog yang dikemas dalam 2.170 karung berukuran 5 kilogram. Masing-masing karung dijual dengan harga Rp 65.000, jauh di bawah harga pasaran yang rata-rata mencapai Rp 80.000 per karung.
“Ini bagian dari komitmen Polres Kutim membantu pemerintah menstabilkan harga pangan di pasaran dan meringankan beban masyarakat,” kata Fauzan.
Menurutnya, seluruh stok beras SPHP yang disalurkan ludes terjual di empat titik tersebut. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan akan bahan pangan terjangkau masih sangat tinggi.
Warga menilai program ini sangat membantu, terutama bagi keluarga dengan pendapatan menengah ke bawah. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan rutin, apalagi menjelang akhir tahun biasanya harga bahan pokok melonjak,” ujar Siti Mariam, warga Desa Swarga Bara.
Selain menjual beras, kegiatan ini juga dimanfaatkan aparat kepolisian untuk memberikan edukasi terkait ketahanan pangan rumah tangga dan pentingnya menjaga pola konsumsi seimbang.
Dengan digelarnya GPM secara berkala, Polres Kutim berharap inflasi daerah dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga. “Kami akan terus bersinergi dengan Bulog, pemerintah daerah, dan mitra lainnya agar distribusi pangan tetap stabil,” tutup Kapolres. (Adv Prokompin Kutim/Sol/Le).

Posting Komentar