Pajak dan Retribusi Digital Melesat, Dana Daerah Ikut Menguat


Balikpapan, Prediksi.co.id — Transaksi pajak dan retribusi lewat jalur digital di Kalimantan Timur melonjak tajam sepanjang 2025. Data Bank Indonesia di Balikpapan menunjukkan kanal digital untuk layanan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sudah tembus 95 persen, dan ini ikut mendorong kenaikan penerimaan sampai 17,66 persen dibanding tahun sebelumnya. 


Artinya, semakin banyak warga dan pelaku usaha membayar lewat sistem elektronik—tidak lagi pakai cara manual yang lama, antre, atau rentan terlambat tercatat. Hasilnya bukan hanya lebih cepat, tapi juga lebih rapi dan transparan.


Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa kemajuan ini penting untuk membangun tata kelola keuangan daerah yang bersih dan profesional. Namun, ia juga mengakui bahwa belum semua wilayah bisa langsung berjalan sama cepat. Ada kendala kapasitas SDM dan infrastruktur digital di beberapa daerah. 


Untuk menutup kesenjangan itu, pemerintah provinsi meluncurkan program KATALIS P2DD, yang fokus meningkatkan kemampuan aparatur daerah dalam mempercepat dan memperluas digitalisasi transaksi pemerintahan. Ini bagian dari tiga prioritas besar pengembangan sistem pembayaran digital pemerintah daerah tahun 2026. 


Selain itu, beberapa daerah—termasuk Balikpapan—dipilih sebagai percontohan untuk mempraktikkan langkah-langkah terbaik ini, agar bisa direplikasi ke wilayah lain dengan kondisi geografis dan ekonomi berbeda. 


Apa artinya untuk warga?

  • Pembayaran pajak dan retribusi jadi lebih mudah dan cepat, tanpa antre lama.

  • Keuangan daerah tercatat lebih rapi, sehingga bisa dipakai membiayai layanan publik seperti jalan, kesehatan, atau pendidikan dengan lebih baik.

  • Daerah yang sudah maju digitalisasi jadi contoh bagi yang masih tertinggal, mendorong kemajuan bersama di wilayah timur Indonesia.

Ringkasnya, Kalimantan Timur sedang mempercepat lompatan ke sistem keuangan pemerintah yang modern—dari antre manual ke klik digital—dengan hasil nyata di penerimaan daerah. (Adl/Le).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama