Masyarakat Didorong Kian Aktif Lewat Penguatan Demokrasi Daerah oleh Muhammad Samsun



PARTISIPASI MASYARAKAT: Muhammad Samsun saat memberikan materi awal PDD (13/3). 

Samarinda, Prediksi.co.id — Upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan berdemokrasi di Kalimantan Timur terus digencarkan. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Samsun, melaksanakan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara pada 13 Maret 2026 sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan politik yang dekat dengan masyarakat.



Kegiatan ini menempatkan masyarakat sebagai unsur utama dalam penguatan demokrasi di daerah. Melalui PDD, warga didorong untuk semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, sekaligus memperluas ruang partisipasi publik dalam pembangunan dan pengawasan jalannya pemerintahan.



Muhammad Samsun menegaskan bahwa demokrasi daerah tidak akan tumbuh kuat tanpa keterlibatan masyarakat yang sadar, aktif, dan kritis terhadap berbagai persoalan publik. Karena itu, kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah menjadi sarana penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan Pancasila.



“Penguatan demokrasi daerah harus dimulai dari masyarakat. Ketika warga memahami hak, tanggung jawab, dan perannya dalam kehidupan berbangsa serta berdaerah, maka demokrasi akan berjalan lebih sehat, lebih inklusif, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Muhammad Samsun.



Ia menambahkan, masyarakat bukan hanya objek dari kebijakan, melainkan subjek utama yang harus terlibat dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, partisipasi masyarakat perlu terus diperkuat agar aspirasi warga tidak hanya terdengar, tetapi juga menjadi pertimbangan dalam perumusan kebijakan publik.



Pelaksanaan PDD ini juga diharapkan menjadi ruang edukasi politik yang mampu mendekatkan wakil rakyat dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan, kebutuhan, serta harapan mereka terhadap pembangunan Kalimantan Timur ke depan.



Melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah yang dilaksanakan pada 13 Maret 2026 tersebut, Muhammad Samsun menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa kualitas demokrasi daerah sangat ditentukan oleh sejauh mana masyarakat ikut berperan aktif di dalamnya.



Dengan demikian, Penguatan Demokrasi Daerah tidak hanya menjadi agenda sosialisasi semata, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sadar politik, lebih partisipatif, dan lebih peduli terhadap masa depan daerah. (Adv/Adl/Le).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama