DPRD Kaltim Soroti Pasar Tumpah di Sangatta Utara

  


Samarinda, Prediksi.co.id- Para pedagang di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), merasa dirugikan oleh keberadaan pasar tumpah yang menjamur di bahu-bahu jalan umum sekitar lokasi tersebut.

 

Hal tersebut juga disoroti Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Aras. DIrinya menyebut persoalan ini perlu dilihat secara menyeluruh dan utuh, sebab keluhan yang datang dari para pedagang yang berjualan di dalam pasar induk ini, mengaku adanya pengurangan konsumen yang signifikan 

ia mengatakan pasar tumpah yang berlokasi di bahu jalan tidak hanya berdampak pada menurunnya omzet pedagang di pasar induk, tetapi juga mengganggu arus lalu lintas dan keindahan kota.

 

"Pasar induk yang berlokasi di Jalan Ilham Maulana, Kecamatan Sangatta Utara ini memiliki luas kurang lebih enam hektare dan dapat menampung pembeli dan pedagang dengan lebih teratur," Ungkapnya.

 

Dirinya menyayangkan banyaknya pedagang yang beraktivitas di luar wilayah pasar induk, dengan hadirnya pasar tumpah tersebut yang tatanannya nampak tak beraturan.

 

“Pasar tumpah tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim, karena tidak membayar retribusi.  Sedangkan, pedagang yang berjualan di dalam pasar induk sudah membayar retribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Tukasnya.

 

"Pemerintah Kabupaten Kutai Timur harus bertindak tegas," Sambungnya.

 

Ia menjelaskan, apabila kondisi tersebut dibiarkan terus-menerus, dikhawatirkan para pedagang merasa tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.

 

Pasar Induk Sangatta memiliki luas bangunan 1.135,20 meter persegi. Terdapat dua bangunan, yaitu pasar sebagai bangunan utama dan bangunan rumah potong. Pasar Induk Sangatta dapat menampung lebih dari 350 pedagang

 

“Sebagai anggota DPRD daerah pemilihan (dapil)  Kutim, Agus Aras meminta pemerintah setempat melalui OPD terkait untuk mengambil langkah-langkah. penertiban pasar tumpah.” Pungkasnya. (Wo/Le/Adv DPRD Kaltim)

  

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama