Desa Buana Jaya Bangkit Lewat Budidaya Jamur Tiram



TENGGARONG SEBERANG – Desa Buana Jaya di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), kini mulai dikenal masyarakat luas karena keberhasilan warganya mengembangkan budidaya jamur tiram. Dari desa kecil inilah muncul semangat baru untuk membangun ekonomi lokal berbasis pertanian modern.


Salah satu pelaku utama adalah Erni, pengelola “Omah Jamur Randu Lima”. Ia mulai merintis usaha jamur sejak 2020. Meski lahan dan modal terbatas, kegigihannya membuat jamur tiram menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarganya. 


“Lahan kita terbatas, modal juga jadi kendala. Tapi dari jamur inilah kami bisa bertahan,” ucapnya.


Dalam sehari, Erni bisa memanen hingga 200 kilogram jamur. Namun kapasitas lahan yang terbatas membuat produksi rata-rata hanya mencapai 30–50 kilogram per hari. Meski begitu, jamur segar hasil panennya selalu habis diburu konsumen, baik dari sekitar desa maupun luar daerah.


Ketekunan ini membuahkan hasil. Desa Buana Jaya kini dikenal sebagai salah satu sentra jamur di Kukar. Keberhasilan warganya membuktikan bahwa desa bisa bangkit jika potensi lokal diberdayakan secara serius.


Lebih jauh, jamur tiram bukan hanya sekadar produk pangan, tetapi juga simbol kemandirian desa. Usaha yang awalnya kecil kini memberi harapan besar, tidak hanya bagi Erni, tetapi juga bagi warga lain yang ingin ikut menekuni budidaya serupa. (Adv/Di/Le).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama