Tenggarong, Prediksi.co.id – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyampaikan pidato perdana di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kukar, Senin (30/6/2025) sore, di ruang sidang utama DPRD. Dalam kesempatan itu, Aulia memaparkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui visi besar “Kukar Idaman Terbaik 2025–2030”, yang menjadi kelanjutan dari program Kukar Idaman 2021–2025.
Hadir dalam sidang tersebut jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, BPD se-Kukar, dan tamu undangan.
Aulia menekankan bahwa Kukar memiliki potensi ekonomi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan pertambangan, yang pada 2024 menyumbang 72,21% dari total PDRB dengan capaian Rp204,7 triliun. Ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian wilayah, dari pantai hingga kawasan hutan dan pertanian, demi pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga menyoroti posisi strategis Kukar yang berbatasan langsung dengan delapan kabupaten/kota, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan geostrategi ini, Kukar diharapkan mampu menjadi motor pembangunan Kalimantan Timur dan nasional.
Terkait kemenangan pada PSU Pilkada 2025, Aulia menegaskan mandat tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan menuju Kukar Idaman Terbaik. Visi jangka pendek 2025–2030 selaras dengan RPJPD 2025–2045 bertema “Kukar Maju, Tangguh, dan Berbudaya”, yang menitikberatkan pemerataan pembangunan dan penguatan sektor unggulan daerah.
Visi tersebut diperkuat lima misi utama:
-
Pemerataan layanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.
-
Hilirisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
-
Reformasi tata kelola pemerintahan dan profesionalisasi ASN.
-
Pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan berbasis lokal.
-
Pembangunan wilayah secara adil dan berkeadilan.
Untuk mewujudkan misi ini, pemerintah menetapkan 17 program unggulan, di antaranya: makan bergizi gratis bagi balita dan lansia, subsidi sekolah dan beasiswa, beasiswa pesantren dan sekolah swasta, Etam Sejahtera dan kawasan ekonomi sejahtera, kredit Kukar Idaman Terbaik, internet desa gratis, alokasi Rp100 miliar untuk pembangunan perdesaan, penghargaan RT-ku Terbaik dan Guru Ngaji Award, hingga pelestarian lingkungan dan penguatan seni budaya.
Seluruh program akan dituangkan dalam dokumen RPJMD Kukar 2025–2029 yang ditargetkan rampung dan disahkan paling lambat 23 Desember 2025.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama menjalani proses ini demi masa depan Kukar yang lebih baik, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutup Aulia. (Adv/Di/Le).
Posting Komentar