Kukar Tetapkan Lima Kawasan Pertanian Terintegrasi untuk Dukung Pangan IKN

DUKUNG IKN: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (Ist).


TENGGARONG, Prediksi.co.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan lima kawasan pertanian terintegrasi sebagai bagian dari komitmen menjadikan Kukar pusat pangan berkelanjutan, baik untuk Provinsi Kalimantan Timur maupun Ibu Kota Nusantara (IKN).


Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyebut, lima kawasan tersebut berada di Kecamatan Sebulu, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, Tenggarong, Loa Kulu, dan Marangkayu. Kawasan ini menjadi bagian dari target ketahanan pangan berkelanjutan seluas 30 desa.


“Komitmen ini sejalan dengan RPJMD dalam visi Kukar Maju, Tangguh, Berbudaya dengan arah pembangunan Pusat Pangan, Pariwisata, Industri Hijau, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” ujar Aulia di Tenggarong 


Sebagai wujud nyata, Pemkab Kukar menyalurkan bantuan sarana produksi hingga mesin pertanian kepada 100 ribu petani dan nelayan dalam periode 2025–2030. Selain itu, kerja sama dengan TNI AD digalang untuk pembangunan infrastruktur pertanian.


Kukar selama ini menjadi lumbung padi utama di Kaltim. Tahun 2023, Kukar memproduksi 115.103 ton gabah kering giling (GKG) dan pada 2024 mencapai 106.553 ton. Angka ini jauh di atas Kabupaten Penajam Paser Utara yang memproduksi 45.100 ton GKG di 2023 dan 48.113 ton di 2024, serta Kabupaten Paser dengan 28.608 ton di 2023 dan 52.886 ton di 2024.


Upaya peningkatan produksi berkelanjutan juga dilakukan dengan mendorong pemanfaatan mesin pertanian modern untuk mengoptimalkan lahan, bahkan menargetkan hasil panen bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat.


Selain Program Kukar Idaman, Pemkab juga mengembangkan Program Pembangunan Kawasan Ekonomi Sejahtera. Program ini fokus pada pengembangan kawasan strategis yang menjadi simpul ekonomi berbasis sumber daya terbarukan, dengan membangun hubungan industri hulu-hilir yang produktif.


Sementara itu, Program Petani Tangguh digulirkan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas SDM, serta memberikan pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi sarana-prasarana bagi petani, peternak, dan nelayan. (Adv/Di/Le).


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama