Teks foto : Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi (istimewa).
SAMARINDA - Pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan Pelawan hingga Biatan, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, mendapat perhatian khusus dari DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Jalan sepanjang puluhan kilometer ini dinilai bukan hanya sekadar infrastruktur penghubung, melainkan juga kunci untuk membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat pesisir dan pedalaman.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menyebut pembangunan jalan ini sangat strategis karena akan memangkas waktu tempuh warga, memperlancar arus distribusi hasil perkebunan, hingga meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Selama ini akses warga masih terbatas. Begitu jalan provinsi ini tuntas, dampaknya bukan hanya di sektor transportasi, tapi juga pada perekonomian dan pelayanan publik,” ujarnya.
Subandi menekankan, DPRD berkomitmen mengawal penuh proyek ini agar sesuai target dan bermanfaat nyata. Baginya, pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berhenti pada serapan anggaran, tetapi harus mampu dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah perbatasan dan pinggiran.
“Kita ingin pembangunan di Kutai Timur tidak tertinggal dari daerah lain. Jalan ini harus jadi pintu masuk percepatan pembangunan ekonomi, bukan sekadar proyek biasa,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai jalan provinsi Pelawan–Biatan juga akan memperkuat keterhubungan desa-desa di sekitar kawasan perkebunan dengan pusat kecamatan. Dengan begitu, warga bisa lebih mudah mengakses layanan pendidikan, kesehatan, maupun pasar hasil tani.
“Kalau akses terbuka, otomatis harga barang lebih stabil, biaya angkut lebih murah, dan kesempatan usaha makin besar. Ini yang kita dorong supaya manfaatnya bisa langsung dirasakan rakyat,” tambahnya.
Komisi III DPRD Kaltim memastikan pembangunan jalan ini masuk dalam prioritas anggaran daerah. Subandi berharap Pemprov Kaltim dan kontraktor pelaksana benar-benar menjaga kualitas pekerjaan agar jalan tidak cepat rusak.
“Jalan ini harus kuat dan tahan lama, karena menyangkut mobilitas ekonomi masyarakat. DPRD akan terus mengawasi hingga proyek selesai sesuai standar,” pungkasnya. (Adv/Fq/Le)
Posting Komentar