Teks foto : Anggota DPRD Kaltim, Firnandi Ikhsan (rk).
SAMARINDA - Persoalan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan DPRD Kaltim. Anggota Komisi II, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya fokus pada kawasan perkotaan, tetapi harus memastikan daerah pelosok juga mendapat perhatian setara.
Menurut Firnadi, masih banyak desa dan kecamatan di Kaltim yang belum menikmati fasilitas dasar memadai, mulai dari jalan layak, jembatan penghubung, saluran air, hingga sarana umum lainnya. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab lambatnya pertumbuhan ekonomi di beberapa wilayah.
“Pembangunan jangan menumpuk di kota saja. Masyarakat di pedesaan juga berhak merasakan akses jalan bagus, air bersih, dan fasilitas publik yang layak,” tegasnya, Senin (4/8/2025).
Untuk mendorong pemerataan, DPRD Kaltim meminta pemerintah provinsi mengoptimalkan bantuan keuangan provinsi (bankeu) bagi kabupaten/kota. Skema ini dianggap efektif karena memungkinkan daerah mempercepat proyek prioritas tanpa menunggu proses panjang dari anggaran pusat.
“Kalau bankeu dimaksimalkan, daerah bisa langsung mengeksekusi pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Jadi, tak ada lagi alasan keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Selain infrastruktur dasar, Firnadi menyoroti pentingnya fasilitas pendidikan yang merata. Menurutnya, dukungan anggaran melalui hibah bagi sekolah dan lembaga pendidikan di daerah terpencil wajib diprioritaskan.
“Kalau pendidikan tertinggal, kualitas SDM kita juga akan tertinggal. Ini menyangkut masa depan Kaltim, jadi harus jadi perhatian,” jelasnya.
Firnadi menilai, pemerataan pembangunan infrastruktur akan memberi efek domino positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Dengan akses transportasi dan fasilitas publik yang memadai, potensi lokal bisa lebih cepat berkembang dan investasi bisa lebih mudah masuk.
“Pemerintah harus berani mengambil langkah nyata. Jangan sampai masyarakat di daerah tertinggal terus merasa dianaktirikan. DPRD siap mengawal agar pembangunan berjalan merata di seluruh Kaltim,” pungkasnya. (Adv/Fq/Le).
Posting Komentar