Salehuddin Ingatkan Dampak Inflasi dan Dorong DPRD Jaga Kesejahteraan Anggota

Teks foto : Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin (istimewa).


SAMARINDA - Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, menyoroti dampak inflasi yang mulai dirasakan masyarakat, termasuk anggota dewan. Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pokok seperti beras dan minyak turut memengaruhi kesejahteraan rumah tangga, sehingga harus menjadi pertimbangan serius dalam penyusunan kebijakan anggaran.


Hal ini disampaikan Salehuddin saat mengajukan interupsi dalam Rapat Paripurna ke-32 DPRD Kaltim, Selasa (19/8/2025), di Gedung D Lantai 6 Kompleks Perkantoran DPRD Kaltim. 


Ia menegaskan bahwa pembahasan anggaran tidak boleh semata-mata berorientasi pada aspek makro, politik, atau birokrasi, tetapi juga harus memperhatikan kondisi riil di lapangan.


“Inflasi ini nyata, dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan sampai kesejahteraan rumah tangga anggota dewan sendiri pun terabaikan,” tegas politisi Partai Golkar itu.


Salehuddin mendorong pimpinan DPRD untuk menjaga keseimbangan antara kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltim dan kebutuhan internal lembaga legislatif. Menurutnya, keputusan penganggaran harus diarahkan untuk mendukung kinerja DPRD secara optimal.


“Fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi harus tetap berjalan efektif. Kita butuh kebijakan anggaran yang proporsional, yang tidak hanya menjaga stabilitas fiskal, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan para wakil rakyat,” ujarnya.


Dengan adanya tekanan inflasi dan efisiensi anggaran yang cukup besar, Salehuddin menilai pentingnya DPRD dan Pemprov Kaltim memiliki strategi bersama dalam mengelola keuangan daerah. Menurutnya, kebijakan yang tidak seimbang bisa berdampak pada turunnya kualitas pelayanan legislatif kepada masyarakat.


“Kalau kesejahteraan dan dukungan terhadap kinerja dewan terabaikan, maka penyerapan aspirasi masyarakat juga akan terganggu. Ini yang harus kita hindari,” pungkasnya. (Adv/Fq/Le).


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama